Delapan bulan setelah regulasinya berlaku, Hong Kong akhirnya menerbitkan lisensi stablecoin pertama, kepada dua bank yang selama ini juga mencetak uang kertas dolar Hong Kong. Pilihan yang memang tampak bukan ketidaksengajaan.
Hong Kong Monetary Authority (HKMA) menerbitkan dua lisensi stablecoin pertama pada 10 April 2026 — kepada HSBC dan Anchorpoint Financial, sebuah joint venture yang dipimpin Standard Chartered bersama Animoca Brands dan Hong Kong Telecommunications (HKT). Keduanya dipilih dari 36 pelamar dan kini menjadi institusi pertama yang resmi berwenang menerbitkan aset kripto yang dipatok ke dolar Hong Kong.
Pilihan jatuh ke dua bank penerbit uang kertas HKD — sebuah keputusan yang tampaknya disengaja. HSBC dan Standard Chartered adalah dua dari hanya tiga bank komersial yang berwenang mencetak uang kertas dolar Hong Kong, sistem yang sudah berlangsung sejak 1846. Dengan lisensi ini, fungsi mereka sebagai penerbit mata uang resmi kini diperluas ke ranah digital.
Lisensi ini diterbitkan delapan bulan setelah Stablecoins Ordinance Hong Kong berlaku pada Agustus 2025. Regulasinya dirancang untuk meminimalkan risiko sejak tahap awal — hanya stablecoin berbasis aset fiat yang boleh beroperasi, sementara model algoritmik sama sekali dilarang mendapat lisensi.
Modal minimum HKD 25 juta — wajib dipenuhi sebelum beroperasi
Aset cadangan dipisahkan dari neraca perusahaan melalui struktur hukum khusus
Penebusan dalam 1 hari kerja — pemegang stablecoin bisa tukarkan kembali ke fiat dengan cepat
Dilarang memberi bunga atau yield atas kepemilikan stablecoin
HSBC berencana meluncurkan stablecoin dolar Hong Kong pada semester kedua 2026 melalui aplikasi PayMe dan HSBC HK Mobile Banking. Tahap pertama mencakup transfer antar-pengguna dan pembayaran ke pedagang, serta kemungkinan penggunaan untuk berlangganan produk investasi yang sudah ditokenisasi. CEO HSBC Hong Kong Maggie Ng menyebut stablecoin ini tidak menawarkan bunga, tapi memungkinkan penyelesaian transaksi yang lebih cepat.
Anchorpoint Financial akan meluncurkan produk bernama HKDAP (HKD At Par) mulai kuartal kedua 2026 dengan fokus awal ke klien institusional — bukan pengguna ritel. CEO Anchorpoint Dominic Maffei menyebut stablecoin bisa menekan biaya transaksi dan mendukung penyelesaian transaksi 24 jam.
Pemberian lisensi stablecoin adalah tonggak penting bagi perkembangan aset digital di Hong Kong — kerangka regulasi ini memberikan lingkungan operasional yang tertib sekaligus melindungi pengguna secara efektif.
— Eddie Yue, CEO Hong Kong Monetary Authority
Langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Hong Kong memposisikan diri sebagai hub aset digital terkemuka di Asia. Sementara daratan China melarang sebagian besar aktivitas kripto, Hong Kong bergerak ke arah berlawanan — membangun kerangka regulasi yang ketat tapi terbuka sebagai gateway keuangan digital regional, memanfaatkan statusnya sebagai pusat keuangan internasional di bawah sistem “satu negara, dua sistem”.
Pasar stablecoin global saat ini bernilai sekitar USD 310 miliar, dengan hampir seluruhnya didominasi stablecoin berbasis dolar AS. Stablecoin berbasis HKD akan bersaing di segmen yang sangat didominasi dolar — seberapa besar network effect yang bisa dibangun akan menentukan relevansinya ke depan.
Sumber: Bloomberg, CoinDesk, Nikkei Asia, Electronic Payments International — 10 April 2026. Artikel ini bukan rekomendasi investasi.
Posted in Lensa Asia