Sub merek premium BYD, Denza, kemungkinan harus berganti nama di pasar Indonesia. Ini menyusul kekalahan BYD Company Limited dalam sengketa merek di tingkat kasasi Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 1338 K/Pdt.Sus-HKI/2025 yang menolak permohonan kasasi BYD sekaligus mengabulkan kasasi PT Worcas Nusantara Abadi.
MA sekaligus membatalkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 1/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga.Jkt.Pst. tanggal 28 April 2025, dan menyatakan gugatan BYD tidak dapat diterima.
Kekalahan BYD di MA bukan sekadar kalah argumen, masalah utamanya adalah error in persona. BYD menggugat PT Worcas Nusantara Abadi, padahal saat gugatan diajukan kepemilikan merek Denza sudah berpindah tangan ke PT Raden Reza Adi berdasarkan akta notaris tertanggal 10 September 2024. MA menilai gugatan BYD tidak dapat diterima karena salah menentukan pihak yang digugat.
Merespons situasi itu, BYD tercatat telah mendaftarkan nama pengganti Danza di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI sejak 11 Agustus 2025, dengan nomor registrasi IDM001414073 untuk kelas 12 (kendaraan dan komponennya) dan IDM001426542 untuk kelas 37 (layanan perawatan dan perbaikan kendaraan). Selain Danza, BYD juga mendaftarkan lima opsi lain: Deynza, Denzza, Dehnza, Dnza, dan Deynza. Semuanya sebagai cadangan alternatif.
Hari ini, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengonfirmasi kepada CNN Indonesia bahwa nama Danza memang sudah dipegang BYD di Indonesia.
“BYD percaya pada sistem hukum yang adil dan berimbang, dan saat ini kami masih mempelajari serta mempertimbangkan langkah selanjutnya. Namun dipastikan untuk merek Danza kita sudah pegang di Indonesia,” kata Luther, Senin (20/4/2026). Ia belum memastikan apakah Danza akan resmi menggantikan Denza maupun kapan pergantian nama dilakukan.
Produk yang terdampak adalah Denza D9, MPV premium listrik yang sudah dipasarkan BYD di Indonesia sejak Januari 2025 dan mencatat distribusi wholesales sebesar 7.474 unit sepanjang 2025, mengungguli Toyota Alphard di segmen yang sama. BYD secara global tetap menegaskan diri sebagai pemegang hak atas merek Denza yang diakui di berbagai negara persoalan ini bersifat spesifik untuk pasar Indonesia.
Sumber: CNN Indonesia, Bisnis.com, Kompas.com, Bloomberg Technoz, KatadataOTO — 18–20 April 2026.
Posted in Bisnis
Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.