Nokia, Blaize, dan Datacomm Membangun Infrastruktur AI Hibrida di Indonesia, Pasar APAC Menjadi Target Berikutnya

ChatGPT Image May 6, 2026, 09_01_12 PM

Blaize Holdings (Nasdaq: BZAI), Nokia, dan PT Datacomm Diangraha secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis tiga pihak untuk mempercepat pembangunan infrastruktur AI hibrida di Indonesia pada Selasa (28/4/2026). Pengumuman disampaikan melalui siaran pers resmi di PRNewswire.

Kolaborasi ini melanjutkan dua kesepakatan sebelumnya: kemitraan strategis Nokia-Blaize yang diumumkan pada Januari 2026, serta MoU antara Blaize dan Datacomm yang ditandatangani di GITEX AI Asia 2026. Dengan gabungan tiga pihak ini, ketiganya mengintegrasikan kekuatan masing-masing menjadi satu platform teknologi yang sudah divalidasi dan siap diimplementasikan di lapangan.

Peran masing-masing sudah dibagi dengan jelas. Nokia menyediakan infrastruktur jaringan untuk workload GPU-intensif di sektor telekomunikasi termasuk AI-RAN acceleration dan cloud inference skala besar. Blaize mengisi peran yang berbeda: platform AI inference yang dapat diprogram dan hemat energi, dirancang khusus untuk enterprise edge, lingkungan di mana GPU konvensional terlalu boros energi dan mahal untuk dideploy di ribuan titik tersebar. Datacomm, mitra Nokia selama lebih dari 30 tahun di Indonesia, menjadi pelaksana di lapangan menggabungkan cloud services, data center, keamanan IT, dan infrastruktur jaringan untuk memastikan teknologi bisa beroperasi di ekosistem Indonesia.

Menambahkan Blaize ke fondasi itu memberi kami sesuatu yang benar-benar baru: kemampuan untuk membawa AI inference ke pelanggan kami di edge di sektor-sektor dan skala yang benar-benar dibutuhkan transformasi digital Indonesia,” kata Tan Wie Tjin, President Director PT Datacomm Diangraha.

Permintaan AI Melonjak 50%+ dalam 6 Bulan

Datacomm melaporkan lonjakan permintaan AI inference dari pelanggan sebesar lebih dari 50% dalam enam bulan terakhir, mencerminkan akselerasi adopsi AI di sektor korporasi, telekomunikasi, pemerintah, dan industri Indonesia. Sektor yang menjadi prioritas implementasi mencakup video analytics, pengolahan data geospasial, optimasi logistik, dan computer vision yang perlu dijalankan di ribuan titik secara bersamaan.

Latar belakang makronya mendukung. Sektor AI Indonesia sedang tumbuh dengan CAGR 31%, tertinggi di Asia Tenggara (Marketing-Interactive, 2026). Sovereign AI yang merupakan pengembangan infrastruktur AI yang berdaulat secara nasional diperkirakan bisa menambah hingga US$140 miliar ke PDB Indonesia pada 2030, setara pertumbuhan ekonomi tahunan tambahan hingga 6,8%, berdasarkan laporan Indosat Ooredoo Hutchison dan Twimbit 2025. Angka ini sejalan dengan data EY yang menunjukkan 89% enterprise di Indonesia menjadikan kedaulatan digital sebagai faktor kunci dalam keputusan teknologi mereka.

Indonesia Sebagai Patokan untuk APAC

Yang penting dari pengumuman ini adalah kolaborasi Nokia-Blaize-Datacomm menjadikan Indonesia sebagai reference market, bukan hanya satu pasar dari sekian banyak. Deployment yang berhasil di Indonesia akan menjadi blueprint untuk ekspansi ke Vietnam, Filipina, dan pasar Asia Pasifik lainnya. Nokia Network Innovation Lab di Singapura sudah memvalidasi arsitektur referensi gabungan Nokia-Blaize sebelum diimplementasikan.

Satu catatan penting: pada tahap ini ketiganya masih berkomitmen untuk mengkonversi kerangka MoU menjadi infrastruktur yang beroperasi dan menghasilkan pendapatan. Implementasi aktual dan konversi pendapatan masih dalam proses perencanaan, bukan sudah terealisasi.

Posted in

Berita Terkait

Banyak Dibaca

Partner

Magazine

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.