Trump setuju tunda serangan ke Iran selama dua minggu. Selat Hormuz dibuka kembali. Harga minyak dunia langsung terjun bebas ke level terendah dalam sebulan — kabar besar bagi APBN Indonesia.
WTI (USD/barel)
$94,85
Brent (USD/barel)
$93,90
JAKARTA/WASHINGTON — Harga minyak mentah dunia terjun bebas pada perdagangan Rabu (8/4/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu militer yang ditetapkannya sendiri berakhir.
Sebagai syarat kesepakatan, Iran setuju membuka kembali Selat Hormuz — jalur strategis yang selama ini tertutup dan memicu lonjakan harga energi global sejak konflik meletus pada 28 Februari 2026. Pengumuman tersebut langsung memukul harga minyak ke level terendah dalam sebulan terakhir.
|
-$18,10 Penurunan WTI |
20% Pasokan Minyak Global via Hormuz |
2 Minggu Durasi Gencatan Senjata |
Penurunan ini merupakan yang terbesar dalam satu hari sejak April 2020. Sebelum pengumuman, WTI sempat diperdagangkan di atas $112 per barel — jauh melampaui asumsi APBN 2026 Indonesia yang hanya $70 per barel. Setiap kenaikan $1 harga minyak di atas asumsi APBN berpotensi menambah beban subsidi energi hingga Rp 6,8 triliun.
Ini akan menjadi gencatan senjata dua sisi! Bergantung pada Iran untuk membuka Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman.
— Donald Trump, Presiden AS, via Truth Social
Mediasi gencatan senjata ini dicapai atas peran kunci Pakistan. PM Shehbaz Sharif mendesak Trump menunda tenggat waktu dan meminta Iran membuka kembali Selat Hormuz sebagai itikad baik. Negosiasi lanjutan dijadwalkan berlangsung di Islamabad mulai Jumat (10/4/2026).
✅ Dampak Positif bagi Indonesia
Tekanan terhadap APBN dari beban subsidi BBM berpotensi mereda signifikan jika harga minyak stabil di bawah $100 per barel.
Rupiah dan IHSG diperkirakan mendapat sentimen positif seiring meredanya risiko geopolitik global.
Harga tiket pesawat domestik yang sempat naik 9–13% berpotensi kembali terkoreksi seiring turunnya harga avtur.
Meski demikian, analis mengingatkan agar tidak terlalu cepat euforia. Gencatan senjata ini bersifat sementara — dua minggu — dan keberlanjutannya masih bergantung pada hasil negosiasi di Islamabad. Volatilitas harga minyak diprediksi masih tinggi dalam jangka pendek.
Data harga minyak per perdagangan pagi WIB, 8 April 2026. Bukan merupakan saran investasi.
Posted in News