Mata uang Garuda dibuka positif pada Rabu pagi seiring pelemahan indeks dolar AS dan meredanya sedikit ketegangan geopolitik global — namun risiko fiskal domestik masih membayangi.
USD / IDR
16.999
Dibuka pagi ini
↑ 106 poin dari kemarin
JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 8 April 2026. Mata uang Garuda menguat 106 poin atau 0,62 persen ke level Rp16.999 per dolar AS, bersamaan dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) sebesar 0,96 persen ke posisi 98,99.
Penguatan ini menjadi sinyal harapan setelah rupiah mengalami tekanan signifikan pada sesi sebelumnya. Pada Selasa (7/4), rupiah sempat terpukul ke level Rp17.090 — titik terendah dalam beberapa pekan terakhir — akibat kombinasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kekhawatiran fiskal domestik.
|
Rp16.999 Kurs Buka |
+106 Poin Menguat |
98,99 Indeks DXY |
Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan apresiasi mata uang Asia lainnya. Yen Jepang menguat 0,81 persen, dolar Singapura naik 0,58 persen, won Korea menguat 1,64 persen, serta rupee India ikut terapresiasi 0,15 persen terhadap dolar AS.
Dinamika global masih menjadi faktor penentu utama pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.
— Analis ICDX, Muhammad Amru Syifa
Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan pasar dan siap melakukan intervensi jika diperlukan melalui instrumen Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) untuk menjaga stabilitas likuiditas valuta asing.
⚠ Faktor Risiko yang Masih Membayangi
Eskalasi konflik Timur Tengah mendorong harga minyak mentah ke level tinggi, menekan neraca fiskal Indonesia sebagai net importer minyak.
Defisit anggaran berpotensi melampaui batas 3% dari PDB jika harga BBM domestik tidak disesuaikan dengan harga pasar global.
Ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung bertahan di level tinggi memberi tekanan pada mata uang emerging markets.
Data cadangan devisa Maret dinantikan pasar setelah terjadi penurunan ke level terendah tiga bulan pada Februari 2026.
Para analis memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 sepanjang hari ini, bergantung pada perkembangan geopolitik dan rilis data ekonomi AS.
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai bahwa penguatan rupiah dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi surplus perdagangan Indonesia yang meningkat menjadi USD 1,27 miliar pada Februari 2026, ditopang oleh penurunan impor migas.
Data kurs bersifat indikatif per pembukaan pasar pukul 09.00 WIB. Nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu. Bukan merupakan saran investasi.
Posted in News