Harga emas Antam kembali menguat pada Sabtu, 28 Maret 2026. Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas batangan untuk ukuran 1 gram naik Rp 27.000 dari Rp 2.810.000 menjadi Rp 2.837.000 per gram. Harga buyback ikut menguat ke Rp 2.461.000 per gram, naik Rp 47.000 dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan hari ini datang setelah beberapa hari emas Antam tertekan. Sepekan terakhir, harga sempat melorot cukup dalam sebelum akhirnya mulai memantul.
Meski begitu kenaikan hari ini belum cukup menutup gap dengan level tertinggi sepanjang sejarah yang dicapai emas Antam pada 29 Januari 2026, saat harga menyentuh Rp 3.168.000 per gram. Dari puncak itu, harga saat ini masih sekitar 10% lebih rendah.
Koreksi dari level Rp 3 jutaan ke kisaran Rp 2,8 jutaan dalam waktu dua bulan mencerminkan tekanan yang datang dari beberapa arah sekaligus: penguatan dolar AS, kenaikan yield obligasi Amerika Serikat, dan aksi ambil untung investor yang masuk sejak emas reli panjang pada akhir 2025.
Meski terkoreksi dari puncaknya, emas masih berada di level yang secara historis sangat tinggi untuk ukuran Indonesia. Salah satu penopang utamanya adalah ketidakpastian geopolitik yang belum mereda khususnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, yang berdampak langsung pada harga minyak dunia dan sentimen pasar global.
Dalam kondisi seperti ini, emas tetap menjadi pilihan sebagian investor sebagai aset lindung nilai. Permintaan dari dalam negeri pun terpantau masih aktif, sebagian didorong oleh masyarakat yang memanfaatkan momentum koreksi untuk masuk di harga yang lebih rendah dibanding Januari lalu.
Berikut harga emas Antam Logam Mulia per 28 Maret 2026:
Harga buyback: Rp 2.461.000 per gram
Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.
Posted in News